Kabut asap bagikan Masker kepada Siswa

Admin Sekolah · 14 September 2026 · 2 menit baca
  • Kabut asap bagikan Masker kepada Siswa

    Kabut asap yang meningkat sejak Minggu, 30 Agustus 2026, mulai berdampak pada aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kondisi tersebut juga dirasakan oleh dunia pendidikan, termasuk SDN Sungai Dalam 1 Kecamatan Babirik.

    Pada Senin pagi, 31 Agustus 2026, kondisi kabut asap masih cukup terasa di wilayah Hulu Sungai Utara. Untuk mengantisipasi dampaknya terhadap kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik, sekolah mengambil sejumlah langkah preventif.

    SDN Sungai Dalam 1 Bagikan Masker kepada Siswa

    Menanggapi kondisi kabut asap, SDN Sungai Dalam 1 Kecamatan Babirik langsung melakukan langkah perlindungan bagi peserta didik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membagikan masker kepada siswa.

    Pada Senin pagi, kegiatan upacara yang biasanya dilaksanakan sebelum pembelajaran ditiadakan. Keputusan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan agar siswa tidak terlalu lama berada di luar ruangan dalam kondisi udara yang terdampak kabut asap.

    Guru kemudian langsung membagikan masker kepada peserta didik untuk digunakan selama berada di lingkungan sekolah. Penggunaan masker diharapkan dapat membantu mengurangi paparan partikel dari kabut asap.

    Penyesuaian Jam Belajar

    Pada Senin pagi, sekolah juga menerima imbauan dari Dinas Pendidikan agar masing-masing sekolah menyesuaikan jam belajar dengan kondisi lingkungan dan kesehatan peserta didik.

    Selain penyesuaian jam belajar, sekolah juga diperkenankan mengajukan surat permohonan PDR (Pembelajaran Daring) apabila kondisi kabut asap dinilai membutuhkan pelaksanaan pembelajaran dari rumah.

    Menindaklanjuti arahan tersebut, kepala sekolah dan jajaran terkait mempertimbangkan kondisi peserta didik serta situasi kabut asap yang terjadi di wilayah Babirik.

    Pelaksanaan Vaksinasi Tetap Berlangsung

    Selain langkah pencegahan terhadap kabut asap, pada hari yang sama SDN Sungai Dalam 1 juga memiliki jadwal kegiatan bersama Puskesmas Babirik, yaitu pemberian vaksinasi bagi peserta didik kelas 2 dan kelas 5.

    Kegiatan vaksinasi tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Setelah mengikuti vaksinasi, peserta didik kemudian dipulangkan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi dan kesehatan siswa di tengah situasi kabut asap.

    Hasil Rapat K3S

    Untuk menentukan langkah pembelajaran yang paling sesuai dengan kondisi saat itu, dilaksanakan rapat K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah). Rapat tersebut membahas pilihan antara menerapkan sistem PDR atau melakukan penyesuaian jam belajar di sekolah.

    Setelah dilakukan pembahasan dan mempertimbangkan kondisi yang ada, disepakati bahwa sekolah menggunakan penyesuaian jam belajar.

    Keputusan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya sekolah untuk tetap memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik sekaligus memperhatikan faktor kesehatan dan keselamatan selama kabut asap melanda wilayah Hulu Sungai Utara, termasuk Kecamatan Babirik.

    Dengan berbagai langkah tersebut, SDN Sungai Dalam 1 berupaya menjaga kegiatan pembelajaran tetap berjalan dengan melakukan penyesuaian terhadap kondisi lingkungan dan memberikan perlindungan kepada peserta didik.

    Admin Sekolah

    Tim publikasi sekolah.