Pelatihan Kurikulum untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Admin Sekolah · 15 Oktober 2026 · 2 menit baca
  • Pelatihan Kurikulum untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

    Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, SD Negeri Sungai Dalam 1 menugaskan perwakilannya untuk mengikuti kegiatan "Pelatihan Kurikulum Kelas II dan Kelas V Jenjang Sekolah Dasar Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2026". Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober 2026 bertempat di Aula Ki Hajar Dewantara Lantai 2, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Hulu Sungai Utara. Perwakilan dari sekolah yang mengikuti kegiatan ini adalah Ibu Mahdalina, S.Pd., selaku Guru Kelas II.

    Pelatihan tersebut dipandu oleh narasumber Bapak H. Hormat Emka dan Ibu Hartati, S.Pd., M.Pd.. Fokus utama dari materi yang disampaikan adalah "Membangun Fondasi Belajar Bermakna". Materi pelatihan ini difokuskan pada empat pilar utama, yaitu:

    • Konsep Belajar Bermakna yang mengaitkan materi dengan dunia nyata dan menggeser pola pembelajaran menjadi berpusat pada siswa (student-centered).

    • Diferensiasi Pembelajaran, di mana Kelas 2 (Fase A) menggunakan pendekatan konkret dan belajar melalui bermain (learning through play), sedangkan Kelas 5 (Fase C) berfokus pada pembelajaran berbasis masalah dan proyek.

    • Asesmen Bermakna yang menekankan pentingnya asesmen diagnostik di awal pembelajaran dan asesmen formatif sebagai umpan balik yang konstruktif.

    • Integrasi Profil Pelajar Pancasila melalui penyisipan nilai-nilai gotong royong, bernalar kritis, dan mandiri dalam aktivitas harian kelas

    Berdasarkan hasil pelatihan, terdapat peningkatan pemahaman bahwa guru perlu merancang pembelajaran yang relevan sehingga siswa tidak hanya menghafal, tetapi sungguh memahami bagaimana dan mengapa materi tersebut berguna. Khusus untuk guru Kelas 2, ditekankan pentingnya penyusunan strategi belajar yang terstruktur dan menyenangkan untuk menguatkan pondasi baca, tulis, dan hitung (calistung). Pelatihan ini juga menumbuhkan kesadaran tentang perubahan paradigma asesmen dan pentingnya semangat kolaborasi antar-guru.

    Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, terdapat beberapa rencana strategis yang akan dilakukan:

    • Menyusun satu modul ajar berbasis belajar bermakna untuk diterapkan di kelas.
    • Menerapkan rancangan pembelajaran baru tersebut secara langsung dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harian.
    • Mengadakan sesi evaluasi dan refleksi bersama tim guru atau Komunitas Belajar (KKG) sekolah untuk merefleksikan hasil penerapan pembelajaran.

    Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, SD Negeri Sungai Dalam 1 berharap dapat terus menghadirkan pembelajaran yang inovatif, berdampak, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

    Admin Sekolah

    Tim publikasi sekolah.